Kasus Aceng Bisa Jadi Pelajaran Bagi Perempuan Indonesia

Standar

Kasus Nikah kilat yang dilakukan Bupati Garut, Aceng Fikri dengan Fani Oktora (18) yang hanya berlangsung selama empat hari menuai kecaman dari sejumlah kalangan.

“Saya sangat prihatin dengan kasus perkawinan empat hari ini, Karena pihak perempuanlah yang menjadi korban menderita,” kata pemerhati perempuan  Ester RM Mandalawati pesan singkatnya, Minggu (9/12/2012).

Esther menuturkan kasus Fani bisa jadi pelajaran bagi wanita Indonesia, sehingga kiranya tidak tergesa gesa mengambil keputusan menikah, karena faktor keinginan semata. “Wanita Indonesia, menjadi wanita yang menjaga harkat dan martabatnya melalui ajaran ajaran agama yang baik. Matang sebelum menikah akan lebih baik daripada tergesa gesa,” ucapnya.

Wajah cantik, kata Esther, sebaiknya juga harus ditunjang dengan kepribadian yang baik serta menjaga kebugaran semua unsur estetika tadi sehingga manjadi perempuan Indonesia idaman suami kelak. “Sebab kekisruhan dalam rumah tangga tidak semata disebabkan sepihak saja. Perempuan harus pertahankan nilai tatakrama yang baik, sehingga perempuan Indonesia akan harum sepanjang masa,” tutupnya.

 

Sumber Berita : http://news.okezone.com/read/2012/12/09/337/729475/kasus-aceng-bisa-jadi-pelajaran-bagi-perempuan-indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s