Presiden Terpilih Korsel Janji Segera Berdamai dengan Korut

Standar

Park Geun-hye kini bersiap menjadi perempuan pertama yang menjadi presiden Korea Selatan setelah menang Pemilu Rabu kemarin. Dia berjanji akan membawa Korsel kepada solusi yang tepat dalam menghadapi sejumlah masalah, seperti dampak masalah ekonomi global, ketegangan dengan Korut, hingga masalah sengketa wilayah dengan Jepang.

Menurut kantor berita Reuters, Park hari ini mengunjungi tempat pemakaman nasional untuk memberi hormat di makam kedua orang tuanya setelah Rabu tengah malam waktu setempat dinyatakan menang Pemilu atas pesaingnya, Moon Jae-jin. Kedua orangtua Park, yaitu pemimpin junta militer Park Chung-hee dan istrinya, masing-masing jadi korban pembunuhan di waktu yang berbeda saat anak mereka masih berusia muda.

Setelah memberi penghormatan di makam kedua orangtuanya, Park lalu menyatakan bahwa salah satu prioritasnya setelah dilantik menjadi presiden Korsel Februari tahun depan adalah kembali berdialog dengan Korea Utara (Korut) sekaligus melanjutkan kembali bantuan kepada negara tetangganya yang totaliter itu, namun dengan syarat bila rezim di Pyongyang bersedia melucuti progra senjata nuklirnya.

Politisi berusia 60 tahun itu risau dengan langkah Korut meluncurkan roket dengan alasan demi membawa satelit komunikasi ke luar angkasa pekan lalu. Bagi banyak kalangan, peluncuran itu bisa menjadi strategi Korut untuk ujicoba rudal balistik jarak jauh.

“Peluncuran rudal jarak jauh Korut menunjukkan betapa buruknya realitas keamanan yang kita hadapi,” kata Park dalam jumpa pers pertama setelah dinyatakan menang Pemilu.

Park juga akan melanjutkan sikap tegas pemerintahan Korsel saat ini soal sengketa kepemilikan suatu pulau dengan Jepang. Ini juga termasuk upaya Korsel agar Jepang minta maaf dan memberi kompensasi kepada para perempuan Korea yang dipaksa jadi budak seks pada Perang Dunia Kedua.

“Saya akan mengupayakan rekonsiliasi, kerjasama, dan perdamaian yang lebih luas di Asia Timur Laut berdasarkan persepsi sejarah yang benar,” kata Park. Soal ekonomi, Park juga berjanji untuk mewujudkan distribusi kemakmuran yang lebih adil dan merata dengan tidak hanya menguntungkan kaum kaya.

Park akan menggantikan Lee Myung-bak sebagai presiden pada Februari 2013. Sesuai konstitusi, Presiden Lee harus pensiun setelah lima tahun bertugas. (sj)

Sumber Berita : http://dunia.news.viva.co.id/news/read/376444-presiden-terpilih-korsel-janji-segera-berdamai-dengan-korut

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s